enjoyed my blog

enjoyed my blog

Senin, 25 Maret 2013

Bahasa Inggris Bisnis 2 TOEFL

Latihan 1

3.      Water  boil  at  212 degrees F, and freezes at 32 degrees F.
         A      B     C                                     D
      Answer : D
      Its should be freeze

Latihan 2

6.   She won’t  be going to the conference, and neither won’t  her colleagues
                      A            B                                                   C                     D
      Answer : C
      Its should be Neither want

Latihan 3

6. The sooner  you leavethe earliest  you will  arrive at your destination.
          A                B                C              D
     Answer : A
     Its should be The soonest

Kamis, 03 Januari 2013

Kalimat Efektif dan Tidak Efektif

Kalimat efektif adalah kalimat yang secara tepat dapat mewakili gagasan atau perasaan pembicara atau penulis dan sanggup menimbulkan gagasan yang sama tepatnya di dalam pikiran pendengar atau pembaca seperti yang dipikirkan oleh pembicara atau penulis.
SYARAT KALIMAT EFEKTIF :
a.    Bentukan kata harus sesuai EYD
b.    Struktur kalimat tepat
c.    Kesejajaran
d.    Kontaminasi
e.    Pleonasme
f.    Menggunakan kata baku
g.    Kelogisan
h.    Selalu menggunakan EYD

Contoh :
Risa pergi ke bioskop untuk menonton film 5cm, padahal novel 5cm sedah pernah Risa baca, tetapi Risa tetap ingin menonton film tersebut. Risa pun ikut mengantri tiket bersama temannya, maka dia ikut berdesak-desakan dengan para pengunjung yang lain. Setelah mendapatkan tiket Risa dapat menonton film 5cm yang sangat dia dambakan. Namun setelah selesai menonton Risa disadari bahwa film dan novelnya sangat berbeda. Menurut Risa, film 5cm lebih bagus daripada novelnya.

Kalimat tidak efektif nya adalah sebagai berikut :

Risa pergi ke bioskop untuk menonton fil 5cm, padahal Risa sudah pernah membaca novel 5cm, tetapi Risa tetap ingin menonton film tersebut. Risa pun ikut mengantri tiket bersama temannya, dia ikut berdesak-desakan dengan pengunjung yang lain. Setelah mendapatkan tiket Risa dapat menonton film 5cm yang sangat dia dambakan. Namun setelah selesai menonton Risa menyadari bahwa film dan novelnya sangat berbeda. Menurut Risa, film 5cm lebih bagus dari novelnya.


sumber : http://www.suatufakta.com

Paragraf Generalisasi, Analogi, dan Kausalitas

Generalisasi merupakan cara menyimpulkan suatu masalah secara umum dalam sebuah tulisan berdasarkan penjabaran-penjabaran secara khusus yang biasanya dilakukan di akhir kalimat (induktif). contoh dari paragraf generalisasi daat dilihat dari paragraf di bawah ini:

Pemerintah telah menjadikan Pulau Komodo sebagai habitat pelestarian komodo. Di Ujung Kulon, pemerintah mebuat cagar alam untuk pelestarian badak bercula satu. Selain itu, sejumlah Undang-Undang dibuat untuk melindungi hewan langka dari incaran pemburu. Banyak cara yang telah dilakukan pemerintah untuk melestarikan hewan-hewan langka.

Analogi adalah penalaran induktif dengan membandingkan dua hal yang banyak persamaannya. Berdasarkan persamaan kedua hal tersebut, Anda dapat menarik kesimpulan. Contoh dari paragraf analogi dapat dilihat dari paragraf di bawah ini :

  • Para atlet memiliki latihan fisik yang keras guna membentuk otot-otot yang kuat dan lentur. Demikian juga dengan tentara, mereka memerlukan fisik yang kuat untuk melindungi masyarakat. Keduanya juga membutuhkan mental yang teguh untuk bertanding ataupun melawan musuh-musuh di lapangan. Oleh karena itu, untuk menjadi atlet dan tentara harus memiliki fisik dan mental yang kuat.
  • Demikian pula dengan manusia yang tidak berilmu dan tidak berperasaan, ia akan sombong dan garang. Oleh karena itu, kita sebagai manusia apabila diberi kepandaian dan kelebihan, bersikaplah seperti padi yang selalu merunduk.

Kausalitas atau paragraf sebab akibat adalah paragraf yang dimulai dengan mengemukakan fakta khusus yang menjadi sebab, dan sampai pada simpulan yang menjadi akibat. Contoh dari paragraf kausalitas dapat dilihat dari paragraf di bawah ini :

Kemarau tahun ini cukup panjang. Sebelumnya, pohon-pohon di hutan sebagi penyerap air banyak yang ditebang. Di samping itu, irigasi di desa ini tidak lancar. Ditambah lagi dengan harga pupuk yang semakin mahal dan kurangnya pengetahuan para petani dalam menggarap lahan pertaniannya. Oleh karena itu, tidak mengherankan panen di desa ini selalu gagal.


sumber : http://sambunganhidup.blogspot.com
 

Mengapa Indonesia Berganti ke IFRS ?

Indonesia memutuskan berkiblat ke IFRS, Konvergensi akuntansi Indonesia ke IFRS perlu didukung agar Indonesia mendapatkan pengakuan maksimal. Pengakuan maksimal ini didapat dari komunitas internasional yang sudah lama menganut standar ini. Jurang pemisah terdalam PSAK dengan IFRS telah teratasi yaitu dengan diperbolehkannya penggunaan nilai wajar (fair value) dalam PSAK.
Dengan mengadopsi IFRS, Indonesia akan mendapatkan manfaat dari meningkatnya kredibilitas pasar modal Indonesia di mata investor global, meluasnya pasar investasi lintas batas negara dan meningkatkan efisiensi alokasi modal. Teknologi informasi yang berkembang pesat telah mengubah lingkungan pelaporan keuangan. Kemajuan ini membawa jutaan investor (jika tidak milyaran) ke lantai pasar modal di seluruh penjuru dunia. Antusiasme para investor tidak akan terhalangi oleh batasan negara, misal: Investor dr Amerika bisa dengan mudah berinvestasi di Eropa atau di Singapore atau bahkan di Indonesia. Bukan hanya investor & analis yang membutuhkan informasi seperti ini, melainkan jg dibutuhkan oleh stakeholder lainnya. (Upaya pemerintah Untuk meningkatkan kualitas IFRS akan melindungi investor dalam negeri, karena dengan penerapan standar internasional akan meningkatkan kepercayaan internasional untuk investasi di Indonesia).

Konvergensi IFRS ke dalam PSAK akan berdampak besar bagi dunia usaha, terutama dari sisi pengambilan kebijakan perusahaan yang didasarkan kepada data-data akuntansi. Suatu perusahaan akan memiliki daya saing yang lebih besar ketika mengadopsi IFRS dalam laporan keuangannya. Selain itu, dengan mengimplementasikan IFRS, perusahaan akan menikmati biaya modal yang lebih rendah. Juga konsolidasi yang lebih mudah & sistem teknologi informasi yang terpadu.

Tujuh manfaat & Penerapan IFRS :
1. Meningkatkan kualitas standar akuntansi keuangan (SAK),
2. mengurangi biaya SAK,
3. meningkatkan kredibilitas & kegunaan lap. keuangan,
4. meningkatkan komparabilitas pelaporan keuangan,
5. meningkatkan transparansi keuangan,
6. menurunkan biaya modal dengan membuka peluang penghimpunan dana melalui pasar modal,
7. meningkatkan efisiensi penyusunan laporan keuangan.


Analisis :
Menurut saya IFRS akan membuat akuntansi di Indonesia semakin baik karena banyak manfaat positif  yang tidak kita temukan pada PSAK, dan dengan terus bertumbuhnya teknoligi informasi di dunia IFRS akan semakin mudah di nikmati oleh perusahaan-perusahaan dan juga perusahaan akan mendapatkan biaya yang lebih rendah dari sebelumnya.


sumber : http://maiyasari.wordpress.com

IFRS Pengganti PSAK

IFRS (International Financial Reporting Standards)

 Adopsi IFRS untuk Daya Saing di Masa Depan

International Financial Reporting Standards (IFRS), merupakan standar tunggal pelaporan akuntansi berkualitas tinggi dan kerangka akuntasi berbasiskan prinsip yang meliputi penilaian profesional yang kuat dengan disclosures yang jelas dan transparan mengenai substansi ekonomis transaksi, penjelasan hingga mencapai kesimpulan tertentu, dan akuntansi terkait transaksi tersebut. Dengan demikian, pengguna laporan keuangan dapat dengan mudah membandingkan informasi keuangan entitas antarnegara di berbagai belahan dunia.
Implikasinya, mengadopsi IFRS berarti mengadopsi bahasa pelaporan keuangan global yang akan membuat suatu perusahaan dapat dimengerti oleh pasar global. Suatu perusahaan akan memiliki daya saing yang lebih besar ketika mengadopsi IFRS dalam laporan keuangannya. Tidak mengherankan, banyak perusahaan yang telah mengadopsi IFRS mengalami kemajuan yang signifikan saat memasuki pasar modal global.
Dalam konteks Indonesia, konvergensi IFRS dengan Pedoman Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) merupakan hal yang sangat penting untuk menjamin daya saing nasional. Perubahan tata cara pelaporan keuangan dari Generally Accepted Accounting Principles (GAAP), PSAK, atau lainnya ke IFRS berdampak sangat luas. IFRS akan menjadi “kompetensi wajib-baru” bagi akuntan publik, penilai ,akuntan manajemen, regulator dan akuntan pendidik. Karena IFRS dimaksudkan sebagai standar akuntansi tunggal global, kesiapan industri akuntansi Indonesia untuk mengadopsi IFRS akan menjadi daya saing di tingkat global. Inilah keuntungan dari mengadopsi IFRS.

Beberapa Negara yang Sudah Mengadopsi IFRS
Pada 27 Agustus 2008, lebih dari 113 negara di seluruh dunia, termasuk semua Eropa, saat ini membutuhkan atau mengizinkan IFRS pelaporan. Hal ini umumnya diharapkan bahwa seluruh dunia adopsi IFRS akan bermanfaat bagi investor dan pengguna lain dari laporan keuangan, dengan mengurangi biaya investasi alternatif membandingkan dan meningkatkan kualitas informasi. Perusahaan ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat, karena investor akan lebih bersedia untuk menyediakan pembiayaan.

AUSTRALIA
Para Dewan Standar Akuntansi Australia (AASB) telah mengeluarkan 'setara Australia ke IFRS' (A-IFRS), penomoran standar IFRS sebagai AASB 1-8 dan standar IAS sebagai AASB 101-141. Setara Australia untuk SIC dan Interpretasi IFRIC juga telah diterbitkan, bersama dengan sejumlah 'domestik' standar dan interpretasi. Untuk tujuan ini, Australia, bersama dengan Eropa dan beberapa negara lain, adalah salah satu pengadopsi awal IFRS untuk keperluan rumah tangga (di negara maju). Harus diakui, bagaimanapun, bahwa IFRS dan IAS terutama telah menjadi bagian dan paket dari paket standar akuntansi di dunia berkembang selama bertahun-tahun sejak badan akuntansi yang relevan lebih terbuka untuk adopsi standar internasional karena berbagai alasan termasuk kemampuan.
Para AASB terus cermin perubahan yang dibuat oleh IASB sebagai pernyataan lokal. Selain itu, selama beberapa tahun terakhir, AASB telah mengeluarkan apa yang disebut 'Standar Mengubah' untuk membalikkan beberapa perubahan awal dibuat untuk teks IFRS untuk perbedaan terminologi lokal, untuk mengembalikan pilihan dan menghilangkan beberapa pengungkapan Australia-spesifik. Ada beberapa panggilan bagi Australia untuk hanya mengadopsi IFRS tanpa 'Australianising' mereka dan ini telah menghasilkan AASB sendiri mencari cara alternatif mengadopsi IFRS di Australia.

CANADA

Penggunaan IFRS akan diperlukan untuk Kanada publik akuntabel berorientasi pada keuntungan perusahaan untuk periode keuangan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2011. Ini termasuk perusahaan publik dan lainnya "berorientasi pada keuntungan perusahaan yang bertanggung jawab kepada kelompok-kelompok besar atau beragam pemegang saham."

UNI EROPA

Semua perusahaan yang terdaftar Uni Eropa telah diminta untuk menggunakan IFRS sejak tahun 2005. Agar disetujui untuk digunakan di Uni Eropa, standar harus disahkan oleh Komite Regulasi Akuntansi (ARC), yang mencakup wakil-wakil pemerintah negara anggota dan disarankan oleh sekelompok ahli akuntansi dikenal sebagai Kelompok Penasehat Pelaporan Keuangan Eropa. Sebagai IFRS hasilnya seperti yang diterapkan di Uni Eropa mungkin berbeda dari yang digunakan di tempat lain.

HONG KONG

Mulai tahun 2005, Hong Kong Standar Pelaporan Keuangan (HKFRS) yang identik dengan Standar Pelaporan Keuangan Internasional. Sementara Hong Kong telah mengadopsi banyak IAS sebelumnya sebagai standar Hong Kong, beberapa belum diadopsi, termasuk IAS 38 dan IAS 39. Dan semua perbaikan Desember 2003 dan IFRS baru dan direvisi diterbitkan pada tahun 2004 dan 2005 akan berlaku di Hong Kong mulai tahun 2010.
Menerapkan Hong Kong Standar Pelaporan Keuangan: Tantangan bagi 2005 (Agustus 2005) menetapkan ringkasan setiap standar dan interpretasi, perubahan kunci itu membuat untuk akuntansi di Hong Kong, implikasi yang paling signifikan dari adopsi, dan terkait perkembangan masa depan yang diantisipasi. Ada satu Hong Kong, standar dan beberapa Hong Kong interpretasi yang tidak memiliki rekan-rekan dalam IFRS. Juga ada beberapa perbedaan kecil antara kata-kata HKFRS dan IFRS.

INDIA

 Institute of Chartered Akuntan India (ICAI) telah mengumumkan bahwa IFRS akan wajib di India untuk laporan keuangan untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 April 2011. Ini akan dilakukan dengan merevisi standar akuntansi yang ada untuk membuat mereka kompatibel dengan IFRS.  Reserve Bank of India telah menyatakan bahwa laporan keuangan bank harus IFRS-compliant untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 April 2011. Pada tanggal 22 Januari 2010, Departemen Corporate Affairs menerbitkan peta jalan untuk transisi ke IFRS. Sudah jelas bahwa India telah transisi ke IFRS ditangguhkan selama satu tahun. Menurut catatan pers yang dikeluarkan oleh pemerintah, perusahaan-perusahaan akan mengkonversi neraca pertama mereka sebagai pada April 1 Januari 2011, menerapkan standar akuntansi konvergen dengan IFRS jika tahun buku yang berakhir pada 31 Maret.

JEPANG

Dewan Standar Akuntansi Jepang telah sepakat untuk menyelesaikan semua inkonsistensi antara arus JP-GAAP dan IFRS sepenuhnya pada 2011.

RUSIA

Pemerintah Rusia telah melaksanakan program untuk menyelaraskan nya standar nasional akuntansi dengan IFRS sejak tahun 1998 Sejak itu dua puluh standar akuntansi baru yang dikeluarkan oleh Departemen Keuangan Federasi Rusia bertujuan untuk menyelaraskan praktek akuntansi dengan IFRS. Meskipun upaya ini perbedaan penting antara standar akuntansi nasional dan IFRS tetap. Sejak tahun 2004 semua bank komersial telah diwajibkan untuk menyiapkan laporan keuangan sesuai dengan kedua standar akuntansi nasional dan IFRS. Transisi penuh ke IFRS adalah tertunda dan diharapkan berlangsung dari 2011.

SINGAPURA

Di Singapura Komite Standar Akuntansi (ASC) bertanggung jawab atas pengaturan standar. Singapura erat Model Standar Pelaporan Keuangan nya (FRS) menurut IFRS, dengan perubahan yang sesuai dibuat untuk menyesuaikan konteks Singapura. Sebelum standar diundangkan, konsultasi dengan IASB yang dibuat untuk memastikan konsistensi dari prinsip-prinsip inti.

Afrika Selatan

IFRS untuk UKM dapat diterapkan oleh 'perusahaan minat yang terbatas', sebagaimana didefinisikan dalam Undang-undang Amandemen Hukum Perusahaan Afrika Selatan tahun 2006 (yaitu, mereka tidak 'secara luas dipegang'), jika mereka tidak memiliki akuntabilitas publik (yaitu, tidak terdaftar dan bukan lembaga keuangan). Atau, perusahaan dapat memilih untuk menerapkan Pernyataan Afrika Selatan penuh IFRS atau  GAAP.  Laporan Afrika Selatan GAAP yang sepenuhnya konsisten dengan IFRS, walaupun mungkin ada penundaan antara penerbitan suatu IFRS dan Pernyataan SA setara dengan GAAP (dapat mempengaruhi adopsi awal secara sukarela).

Turki

Dewan Standar Akuntansi Turki IFRS diterjemahkan ke dalam bahasa Turki pada tahun 2006. Sejak tahun 2006 perusahaan Turki yang terdaftar di Istanbul Bursa Efek wajib membuat laporan IFRS.

sumber : http://id.wikipedia.org


Kondisi Ekonomi 2013 Masih Belum Pasti

Dilain sumber menjelaskan bahwa kondisi ekonomi Indonesia di tahun 2013 masih belum pasti.

Kondisi ekonomi eksternal dan sejumlah faktor internal membuat ekonomi Indonesia tahun 2013 masih belum pasti. Dari sisi eksternal, pelambatan ekonomi kawasan euro akan menurunkan permintaan dan harga komoditas. Dari sisi internal, keengganan pemerintah menekan subsidi bahan bakar minyak membuat pembangunan infrastruktur terhambat sehingga biaya logistik membengkak.
Tantangan lain adalah masalah perburuhan. Aktivis buruh masih akan menggelar unjuk rasa soal kesejahteraan tahun depan yang tinggal lima hari lagi. Kalangan pengusaha juga memberikan sinyal akan melaksanakan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal. PHK massal akan menyebabkan pengangguran, yang pada gilirannya juga memengaruhi pertumbuhan ekonomi. Ada empat ancaman yang menghadang pertumbuhan ekonomi nasional tahun depan, yakni faktor politik, inflasi, krisis di kawasan euro, dan hubungan industrial, dan tahun depan adalah tahun politik, yang akan mengurangi gerak menteri ekonomi yang berasal dari partai politik.

Berkaca pada pengalaman tahun 2012, pada periode Januari-Oktober nilai impor mencapai 159,18 miliar dollar AS atau meningkat 9,35 persen jika dibandingkan dengan impor periode yang sama tahun sebelumnya. Data Badan Pusat Statistik itu juga menyebutkan, ekspor Januari-Oktober 2012 mencapai 158,66 miliar dollar AS atau turun 6,22 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2011. Peningkatan impor periode tersebut disebabkan oleh kenaikan impor gas bumi sebesar 109,5 persen menjadi 2,4 miliar dollar AS dan lonjakan impor nonminyak dan gas bumi (migas) sebesar 11,1 persen menjadi 124,4 miliar dollar AS. Sebagian besar impor berasal dari negara-negara ASEAN (21,35 persen), China (19,23 persen), dan Jepang (15,54 persen).
Data neraca pembayaran Bank Indonesia menyebutkan, neraca perdagangan migas masih negatif pada triwulan III-2012. Pada triwulan III-2012, defisit neraca perdagangan migas tercatat sebesar 1,0 miliar dollar AS, sedikit lebih rendah dari defisit 1,2 miliar dollar AS pada triwulan sebelumnya. Penyebabnya adalah konsumsi BBM bersubsidi yang naik sehingga impor minyak masih relatif tinggi.


sumber : http://bisniskeuangan.kompas.com


Strategi Utang Pemerintah Berubah Tahun 2013

Pemerintah akan mengubah strategi utang melalui penerbitan surat berharga. Biasanya, penarikan utang melalui penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) lebih banyak dilakukan di awal tahun atau front loading strategy. Namun, 2013 pemerintah akan membagi rata porsi penarikan utang di semester I dan II. Direktur Surat Berharga Negara (SBN) Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementrian Keuangan Lotto Sinarta Ginting mengatakan mulai tahun depan penarikan utang akan dibagi merata dan proporsional.

Menurutnya, cara ini diterapkan karena berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, banyak penarikan utang yang besar-besaran di awal tahun tak terserap.
"Untuk tahun depan, kita tidak terapkan front loading tapi 50:50%, jadi di semester I 50% dan di semester II 50%. Kita coba ini pertama kali karena kita sesuaikan dengan cash flow, sehingga tidak ada misalkan over financing yang terlalu berlebihan," jelas Lotto di Jakarta, akhir pekan ini.

Dia menambahkan pemerintah melihat seberapa kebutuhan anggaran maka angka tersebut akan menjadi patokan bagi pemerintah untuk menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN). Dengan begitu penerbitan SBN tidak melebihi pembiayaan yang ada.
Selama ini pemerintah selalu menggunakan sistem front loading dalam penerbitan SBN untuk memenuhi pembiayaan di tahun anggaran. Dimana SBN yang diterbitkan pada semester I lebih besar dari semester II.
Lotto mengatakan sistem ini akan dievaluasi setiap triwulannya. Tidak tertutup kemungkinan akan ada penyesuaian jika dibutuhkan. Namun, lanjutnya, jika berada pada kondisi yang normal akan diseimbangkan dengan cash flow. "Tapi kalau dalam kondisi masih sesuai dengan pertimbangan awal maka kita coba tertibkan sesuai target," ujarnya.
Lotto memperkirakan berdasarkan imbal hasil (yield), tahun depan tidak akan berbeda jauh dengan sebelumnya jika tidak terjadi penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) dan pada tahun depan inflow masih cukup besar.

Analisis :
Semoga dengan berubah nya strategi utang ini Indonesia bisa mengurangi utang-utang nya di seluruh dunia dan akan lebih baik apabila dengan strategi ini Indonesia terlepas dari utang yang besar dan akan mensejahterakan masyarakat.


sumber : http://www.suaramerdeka.com